logo
thumb

Politeknik Baubau Hadiri Sosialisasi Faculty Development Program (FDP) dan Penguatan Kompetensi Mata Kuliah KB

Sosialisasi Faculty Development Program (FDP) dan Penguatan Kompetensi Mata Kuliah Keluarga Berencana (KB) yang digagas oleh Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND) telah sukses dilaksanakan pada tanggal 27 November 2025 di Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kapasitas dosen kebidanan di Indonesia, terutama dalam memahami pendekatan pembelajaran dan standar profesional terkini.

 

Acara yang dihadiri oleh berbagai institusi pendidikan kebidanan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik dalam pengelolaan mata kuliah KB, baik dari sisi teori, praktik klinik, maupun pemutakhiran kurikulum. AIPKIND menekankan bahwa dosen kebidanan harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebijakan nasional, serta kebutuhan pelayanan kesehatan reproduksi modern.

 

Politeknik Baubau turut hadir dalam kegiatan ini dengan mengutus dua dosen tetap Program Studi Kebidanan, yaitu Bdn. Anita, S.ST., M.Kes. dan Bdn. Sitti Aisyah Ansi, S.ST., M.Kes. Keduanya mengikuti rangkaian kegiatan secara penuh sebagai representasi institusi dalam upaya percepatan peningkatan kualitas pendidikan kebidanan di Politeknik Baubau.

 

 

Dalam sesi materi utama, narasumber AIPKIND memaparkan konsep dasar Faculty Development Program yang meliputi peran dosen dalam pembelajaran abad 21, metode pengajaran yang efektif, serta evaluasi berbasis kompetensi. Peserta juga dibekali pembaruan konsep-konsep kunci dalam mata kuliah KB yang relevan dengan dinamika pelayanan kesehatan masyarakat saat ini.

 

Lebih lanjut, kegiatan ini dilengkapi dengan diskusi interaktif serta workshop praktik yang membahas implementasi KB di lapangan, termasuk teknik konseling, penguatan keterampilan klinik, serta isu-isu kontemporer dalam pelayanan keluarga berencana. Pada kesempatan ini, perwakilan Politeknik Baubau aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait pelaksanaan pembelajaran KB di kampus.

 

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh perspektif baru dan strategi pengajaran yang lebih efektif untuk diimplementasikan dalam proses pendidikan. Sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu, para dosen diharapkan mampu mentransfer pembelajaran tersebut kepada mahasiswa sehingga kompetensi lulusan semakin relevan dan berkualitas.

 

Kegiatan ini juga membuka ruang sinergi antar-perguruan tinggi kebidanan di Indonesia. Para peserta menjalin jejaring akademik untuk mendorong kolaborasi riset, pertukaran praktik baik, dan penyelarasan kurikulum. Hal ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat standar pendidikan kebidanan secara nasional.

 

Dengan mengikuti kegiatan ini, Politeknik Baubau menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas dosen dan proses pembelajaran. Kehadiran dua dosen kebidanan dalam sosialisasi FDP dan penguatan kompetensi mata kuliah KB menjadi wujud nyata upaya institusi dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. *IsrJie