Politeknik Baubau Catat Capaian Signifikan dalam Implementasi Sevima Platform: Tingkat Adopsi Capai 99,11%
Politeknik Baubau kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola akademik dan administrasi kampus melalui optimalisasi sistem digital Sevima Platform. Hal ini tercermin dari laporan progres resmi bertanggal 17 November 2025 yang memaparkan perkembangan implementasi sistem secara komprehensif kepada seluruh pemangku kepentingan terkait. Laporan tersebut disusun sebagai bentuk evaluasi berkala agar kampus dapat terus memonitor kemajuan dan efektivitas layanan digital yang digunakan.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Account Manager Sevima, Reynaldi Aries, dipaparkan bahwa seluruh proses utama pada Sevima Platform telah diimplementasikan dengan sangat baik. Mulai dari modul akademik, modul keuangan, hingga sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) telah menunjukkan capaian optimal dan berjalan sesuai standar layanan pendidikan tinggi berbasis digital. Politeknik Baubau kini berdiri sejajar dengan lebih dari 1.200 perguruan tinggi di Indonesia yang telah sukses mengadopsi sistem Sevima sebagai pendukung utama Tri Dharma perguruan tinggi.

Implementasi modul akademik menjadi salah satu poin paling menonjol dalam laporan tersebut. Proses KRS mahasiswa, pelaksanaan perkuliahan, penilaian, KHS, hingga yudisium tercatat berjalan maksimal pada Semester 2024 Genap hingga 2025 Ganjil. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan akademik dan memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan lebih terstruktur, efektif, dan terdokumentasi dengan baik. Aktivitas mahasiswa dan dosen dalam enam bulan terakhir juga menunjukkan tren positif yang menandakan tingginya tingkat adaptasi terhadap sistem digital.

Di sisi PMB, proses pendaftaran, seleksi, hingga penetapan kelulusan PMB 2025 Ganjil telah memanfaatkan Sevima Platform secara penuh. Namun demikian, laporan mencatat bahwa pendataan jadwal seleksi berbasis Computer Based Test (CBT) masih perlu disempurnakan untuk memastikan integrasi data yang lebih optimal ke depannya.
Pada aspek pengelolaan keuangan, Politeknik Baubau juga mencatat capaian yang sangat baik. Seluruh proses penagihan dan pembayaran mahasiswa telah terdokumentasi maksimal melalui sistem, termasuk penggunaan Virtual Account BTN yang mempercepat transaksi dan meningkatkan transparansi. Data tagihan pada periode 2024 Genap dan 2025 Ganjil menjadi bukti bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan berjalan efektif dan efisien.
Selain itu, pelaksanaan UTS dan UAS berbasis CBT telah berjalan sangat baik menggunakan SIM CBT. Fitur pelaporan PDDIKTI melalui Profeeder juga terus dimanfaatkan untuk memastikan kesesuaian data pelaporan akademik. Politeknik Baubau turut mengoptimalkan tracer study melalui layanan Karirlink sebagai bentuk pemantauan lulusan secara digital dan sistematis.

Laporan progres tersebut turut memuat rencana pengembangan layanan berikutnya, termasuk optimalisasi Edlink sebagai Learning Management System (LMS) terintegrasi antara dosen dan mahasiswa. Kampus direncanakan menjadwalkan sosialisasi dan pelatihan Edlink agar pemanfaatan bahan ajar digital, asesmen, dan interaksi pembelajaran semakin maksimal. Selain itu, implementasi modul Kemahasiswaan dan SKPI serta modul Kepegawaian juga menjadi bagian dari agenda pengembangan pada periode 2025 Ganjil.
Pada bagian akhir laporan, Sevima menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Baubau yang telah mencapai tingkat adopsi modul dasar sebesar 99,11% di Semester 2024 Genap. Capaian ini menunjukkan keberhasilan kampus dalam mengadopsi digitalisasi secara berkelanjutan. Dengan kemajuan yang terus dicapai, Politeknik Baubau optimis dapat meningkatkan mutu tata kelola pendidikan, layanan administrasi, serta kualitas pengalaman belajar mahasiswa di era transformasi digital. *IsrJie