logo
thumb

Menguatkan Profesionalisme Bidan: Politeknik Baubau Gelar Kuliah Pakar Aspek Legal dan Etika Kebidanan Komplementer

Program Studi Diploma III Kebidanan Politeknik Baubau kembali menghadirkan kegiatan akademik yang inspiratif melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar dengan tema “Aspek Legal dan Isu Etika dalam Pelayanan Kebidanan Komplementer”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya prodi dalam memperkaya wawasan mahasiswa mengenai perkembangan kebidanan modern yang selaras dengan aspek hukum dan etika profesi.

 

Kuliah Pakar tersebut menghadirkan narasumber berkompeten, yaitu Wa Ode Nursiah, S.ST., M.Kes, yang saat ini menjabat sebagai Ketua IBI PC Baubau. Kehadiran beliau menjadi nilai tambah penting mengingat peran IBI sebagai organisasi profesi yang sangat memahami dinamika regulasi serta etika dalam pelayanan kebidanan, termasuk praktik komplementer yang berkembang pesat di berbagai layanan kesehatan.

 

 

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 6 Desember 2025, bertempat di Aula Politeknik Baubau. Kuliah dimulai pukul 09.00–11.00 WITA, dan diikuti oleh mahasiswa tingkat I hingga tingkat akhir Program Studi DIII Kebidanan. Antusiasme mahasiswa terlihat sejak pagi, dengan banyak peserta datang lebih awal untuk mendapatkan posisi terbaik.

 

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya memahami aspek legal dalam pelayanan kebidanan komplementer, terutama terkait kewenangan praktik, batasan profesional, dan regulasi yang berlaku. Beliau menekankan bahwa bidan tidak hanya dituntut menguasai keterampilan teknis, tetapi juga wajib memahami aturan hukum demi menjaga keselamatan pasien dan keamanan praktik.

 

Selain aspek legal, isu etika juga menjadi fokus utama pembahasan. Wa Ode Nursiah menekankan bahwa setiap pelayanan komplementer—seperti pijat bayi, terapi herbal, dan metode alternatif lainnya—harus dilakukan sesuai prinsip etika profesi, terutama menghormati hak pasien, informed consent, dan menjaga kerahasiaan informasi.

 

Mahasiswa terlihat aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait tantangan yang sering dihadapi bidan ketika memberikan pelayanan komplementer di masyarakat. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, memberikan gambaran nyata tentang situasi yang mungkin mereka hadapi di lapangan.

 

 

Ketua Program Studi DIII Kebidanan Politeknik Baubau menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber dan semangat peserta. Beliau berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi perkembangan dunia kebidanan yang semakin kompleks.

 

Acara ditutup dengan sesi dokumentasi dan pemberian sertifikat kepada narasumber. Melalui kegiatan Kuliah Pakar ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami pentingnya landasan hukum dan etika dalam pelayanan kebidanan, sehingga dapat menjadi tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan berintegritas tinggi. *IsrJie