Melaju ke Panggung Nasional: Politeknik Baubau Siap Tampilkan Inovasi di Abdidaya ORMAWA 2025
Baubau – Politeknik Baubau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 4735/B2/DT.01.01/2025, tim Program Pengembangan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK ORMAWA) resmi dinyatakan lolos sebagai peserta Abdidaya ORMAWA 2025. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan komitmen Politeknik Baubau dalam mencetak generasi muda yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Prestasi ini sekaligus melanjutkan capaian sebelumnya, di mana Politeknik Baubau juga berhasil meraih pendanaan hibah PPK ORMAWA dari Kemendiktisaintek. Dua capaian dalam satu tahun ini menunjukkan bahwa peran mahasiswa Politeknik Baubau tak hanya dirasakan di lingkungan kampus, tetapi juga mampu memberi kontribusi konkret bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
PPK ORMAWA sendiri merupakan program strategis yang berfokus pada pengembangan kapasitas organisasi mahasiswa melalui pendekatan ilmiah dan berbasis kebutuhan masyarakat. Program ini mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan sosial di lingkungan mitra, sekaligus menanamkan nilai kepemimpinan, kolaborasi, dan inovasi berkelanjutan.

Dalam implementasinya, mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga turun langsung ke lapangan. Hal inilah yang menjadi kekuatan PPK ORMAWA - mahasiswa ditempa untuk menghadirkan solusi nyata, melakukan pendampingan, sekaligus memastikan program yang dirancang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat mitra.
Selama pelaksanaan program, tim PPK ORMAWA Politeknik Baubau telah menjalankan berbagai aktivitas pemberdayaan di Desa Kaongkeokea, mulai dari identifikasi masalah, analisis kebutuhan, hingga implementasi program berbasis potensi lokal. Salah satu inovasi unggulan yang mendapat apresiasi adalah pengembangan produk minyak kemiri dan bubuk kemiri panggang, yang mampu menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kekompakan tim, pendampingan intensif dosen, serta dukungan penuh dari pimpinan kampus. Selain itu, sinergi dengan berbagai pihak seperti Kepala Dinas UMKM Kabupaten Buton, Kepala Desa Kaongkeokea, serta Kelompok Kemiri Kaongkeokea turut memperkuat keberlanjutan program dan meningkatkan dampak yang dihasilkan.
Dengan lolosnya Politeknik Baubau ke Abdidaya ORMAWA 2025, tim kini bersiap melangkah ke Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk mengikuti rangkaian kegiatan nasional. Harapannya, pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Sukses PPK ORMAWA, sukses mengabdi untuk negeri - Politeknik Baubau terus melaju, membawa semangat inovasi dan pemberdayaan hingga ke panggung nasional. *IsrJie